Jumat, 05 November 2010

BAB XIV

BAB XIV
PENUTUP

Kelahiran Nahdlatul Ulama sebagai respon dari gerakan wahabi di Timur tengah, merupakan benteng perlindungan kebebasan bermadzhab, dan mengakui adanya perbedaan pendapat yang bersifat ijtihadiyah dalam menjalankan syareat agama.
Sebagai benteng, ada dua hal yang bisa diramalkan yang bisa terjadi pada organisasi NU. Pertama kemungkinan benting ini semakin kokoh karena terus dirawat dan diperbaiki kontrusi dasarnya, dipertinggi keberadaannya dan dijaga oleh semua pihak yang berlindung dibenteng tersebut. Kedua, kemungkinan benteng tersebut akan hancur ditelan zaman, baik kehancurannya disebabkan serangan oleh orang dari luar, maupun karena tidak mendapat perawatan dari dalam, sehingga sejengkal demi sejengkal benteng jadi robah yang pada gilirannya tinggal kenangan.
Menangkal serangan dari luar, sejarah membuktikan, bahwa NU tidak mudah dirobohkan, namun kelalaian, ketidak acuhan warga NU terhadap benteng pertahanannya, bisa membuat benteng tersebut runtuh dengan sendirinya.
Kurangnya kesadaran generasi muda terhadap NU, telah membuktikan baik secara kualitas, maupun secara kuantitas jumlah komunitas NU semakin menurun. Keadaan seperti ini jelas tidak boleh dibiarkan, sebab lama kelamaan NU hanya tinggal nama ditinggalkan oleh pengikutnya.
Kesadaran akan pentingnya penguatan benteng pertahanan yang dapat menjamin lestarinya ajaran Islam Ahlussunah Waljama'ah, perlu ditumbuh kembangkan dikalangan masyarakat dan generasi muda, sehingga pada gilirannya akan tertanam ruhul jihad, untuk selalu dan senantiasa memlihara budaya luhur yang telah ditularkan oleh Auliya Allah. Hal ini jelas menuntut partisipasi kita semua, apa yang busa kita perbuat hari ini untuk kebesaran dan kejayaan NU, itulah yang harus diperbuat, sehingga semua orang mengambil peran masing-masing dalam membesarkan NU.
NU hari esok adalah akar sejarah penularan perbuatan kita hari ini, semakin baik kita meminij NU sehingga menjadi kekuatan social yang tidak terkalahkan, maka semakin baik NU hari esok.
Akhirnya hanya kepada Allah kita mengembalikan segala urusan. Semoga penulisan buku ini, dapat menambah giroh kita untuk berbakti pada NU, sehingga NU semakin maju dan kita dapat mengambil manfaat adanya NU. Amin.


DAFTAR  PUSTAKA

1.      Drs.H.M.Solihin, Identitas NU Faham Ahlus-Sunnah Wal Jama’ah, CV.Mitra Usaha Mandiri Karawang 2002.
2.        A. EFFENDY CHOIRIE, PKB POLITIK JALAN TENGAH NU EKSPERIMENTASI PEMIKIRAN ISLAM INKLUSIF DAN GERAKAN KEBANGSAAN PASCA KEMBALI KE  KHITTAH  1926, Pustaka Ciganjur, Jakarta  Januari, 2002
3.      Andree Feillard, NU Vis-à-vis NEGARA, LkiS Yogyakarta, Maret 1999.
4.      Hairus Salim HS dan Muhammad Ridwan, KULTUR HIBRIDA, LkiS Yogyakarta, 1999.
5.      H. Sulaiman Rasjid, FIQH ISLAM Sinar Baru Algensindo, 2002.
6.      Ustd.Drs.Moh.Saifulloh Al-Aziz S., RISALAH MEMAHAMI ILMU TASHAWWUF, Terbit Terang, Surabaya 28 April 1998.
7.      Dr. Ihsan Ilahi Dhahir, SEJARAH HITAM TASAWUF, Latar Belakang Kesesatan Kaum Sufi, Darul Falah, Jakarta Agustus 2001.
8.      Hartono Ahmad Jaiz, Tasawuf Belitan Iblis, Darul Falah, Jakatra, Juni 2002.
9.      M.Imdadun Rahmat (ED.), KRITIK NALAR FIQH NU, TRANSFORMASI PARADIGMA BAHTSUL MASA’IL. LAKPESDAM, Jakarta Agustus 2002.
10. Imam Baehaqi, KONTROVERSI ASWAJA, LkiS Yogyakarta, Januari 2000.
11. Dr. Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili, MANHAJ AHLI SUNNAH MENGHADAPI AHLI BID’AH, Jakarta Juli 2002.
12. Martin Vann Buinessen, POLITIK NU PASKA GUS DUR: Back to Situbondo.Elsad, Surabaya 2002.
13. Aminoto Sa’doellah, Bahsul Masail; ORTODOKSI TANPA RESONANSI, Elsad, Surabaya 2002.
14. Fawaizul Umam PEMBERDAYAAN NAHDIYIN MODAL SOSIAL NU, Elsad, Surabaya 2002.
15. KH. Abdul Muhit Muzadi, MENATA NU DENGAN LISAN DAN TELADAN, Elsad, Surabaya 2002
16. Drs. Choirul Anam, PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN NU, Bisma Satu, Surabaya, 1999.
17. KH.Sirajuddin Abbas, I’itiqad Ahlussunnah wal jama’ah  Pustaka Tarbiyah,Jakarta 1985.
18. Dr. Yusuf Al-Qaradhawi, FIQH PRAKTIS BAGI KEHIDUPAN MODERN, Gema Insani Jakarta, 2002.
19. Sukron Kamil, ISLAM DAN DEMOKRASI, Gaya Media Pratama, JakartaMaret 2002.
20. Dr. Said Ramadhan Al-Buthi, Pustaka Al-Kausar, Jakarta Oktober 2001.
21. KH.Drs.Hasyim Muzadi, NAHDLATUL ULAMA DITENGAH AGENDA PERSOALAN BANGSA, Logos Jakarta Nopember 1999.
22. Dr.Muhammad Aw.Al-Aqil, MANHAJ AQIDAH IMAM SYAFI,I, Pustaka Iman Asy-Syafi”i. Bogor, 2002.
23. DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Pengembangan Organisasi dan Kader Partai Kebangkitan Bangsa, Jakarta Juli 2001.
24. Dr.Achmad Fathoni Rodli, Berguru Kepada Bapak Bangsa, kumpulan esai menelusuri jejek pemikiran KH.Abdurahman Wahid, GP.ANSOR, Jakarta, November 1999.
25. Drs.Teuku May Rudy, SH,MA,MIR, Pengantar Ilmu Politik, Eresco Bandung 1993.
26. Dr.M. AbdurrahmanMA, Dinamika Msyarakat Islam dalam Wawasan Fiqh, Remaja Rosdakarya Bandung Mei 2002.
27. Dr. Muhammad ‘Utsman Najati, Jiwa Manusia dalam Sorotan Al-Qur’an, Cendikia Sentra Muslim Jakarta Juni 2001.
28. Drs.Muhammad Iqbal,M,Ag. Fiqh Siyasah Kontektualisasi Dokrin Politik Islam, Gaya Media pratama Jakarta, Februari 2001.
29. Tap MPR hasil sidang tahun 1999 beserta perubahan pertama Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Arkola Surabaya.
30. Dr.Abdul Hamid Mursi, SDM Yang Produktif Pendekatan Al-Qur’an dan Sain, Gema Insani Press Jakarta 1997.
31
الوجيز في عقيدة السلف الصالح أهل السنة والجماعة
32
شرح أصول اعتقاد أهل السنة والجماعة
33
أصول الإيمان في ضوء الكتاب والسنة
34
أيسر التفاسير للجزائري
35
شرح العقيدة الواسطية
36
صحيح البخاري
37
المعجم الأوسط للطبراني
38
تفسير ابن أبي حاتم
39
تفسير الطبري
40
تفسير ابن كثير 
41
تفسير الألوسي
42
تفسير اللباب لابن عادل
43
الدر المنثور
44
تفسير الخازن
45
تفسير حقي
45
أيسر التفاسير لأسعد حومد
47
تفسير الطبري
48
تفسير القرطبي
49
تفسير البغوي
50
تفسير ابن أبي حاتم
51
تفسير الألوسي
52
تفسير البحر المحيط
53
فتح القدير
54
تفسير الرازي
55
نظم الدرر للبقاعي
56
بحر العلوم للسمرقندي

PROFIL PENULIS

Drs. H. Muhammad Solihin, dilahirkan di Dusun Poponcol, Desa Cilewo ( Sekarang Desa Ciwulan) Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, pada tanggal 26 Februari 1966, anak pertama dari lima bersaudara, dari pasangan suami istri Bapak. H. Wahyudin bin Encim dan Ibu Hj. Salamah binti saju.
Nama Istri Lutfiah pasangan suami istri KH.Abu Bakar Siddiq dan Hj. Fatimah, anak terakhir dari sebelas bersaudara.
Nama putri, ananda Eva Nurfadilah, lahir 13 Juli 1996
Nama putri, Evi Rizkia Shalehah, lahir bertepatan dengan kampanye putaran terakhir PKB tahun 2004.

JENJANG PENDIDIKAN
Sekolah Dasar pada tahun 1977, tamat pada tahun 1982 di SD Cilewo III,
Sekolah Menengah Pertama pada tahun 1982 di SMPN Telagasari,
Sekolah Menegah Atas pada tahun 1985 tamat pada tahun 1988 di SMAI Cipasung Tasik Malaya,
Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Fakultas Syari’ah Jurusan Peradilan Agama pada tahun 1988 tamat pad atahun 1992 di Tasik Malaya.

Pengalaman Organisasi

1.      Pemuda Ansor pada tahun 1987 - 1992 Jabatan Litbang Pemuda  Ansor Cabang Karawang.
2.      Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Islam Karawang tahun 1987 - 1992 Jabatan Ketua Satu.
3.      Nahdlatul Ulama (NU) tahun 1998 Jabatan anggota, sekarang Tim Ahli Bidang Ekonomi. MWC NU Lemahabang.
4.      Lembaga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar